Jumat, 14 Juni 2013

Konsep Dasar Ilmu Pendidikan


Setiap orang pada dasarnya pernah mengalami pendidikan, tetapi tidak setiap orang mengerti makna kata pendidikan, pendidik, dan mendidik. Ada dua istilah yang dapat mengarahkan pada pemahaman, yakni kata paedagogie dan paedagogiek. Paedagogie bermakna pendidikan, sedangkan Paedagogiek berarti ilmu pendidikan. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika paedagogik (Pedagogics) atau ilmu mendidik adalah suatu tatanan sistematis tentang pengetahuan, sikap dan keterampilan bagi anak atau untuk anak sampai ia mencapai kedewasaan (Sukardjo, 2009:7)

Merujuk pada konsep secara bahasa (lughawiyah) tentang pendidikan, pendidik dan mendidik tersebut, dapat disederhanakan sebagai usaha manusia untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi bawaan; baik jamani maupaun rohani untuk memperoleh hasil dan prestasi, sehingga ia dapat mencapai kedewasaan. Pendidikan dapat diartikan sebagai suatu hasil peradaban bangsa yang dikembangkan atas dasar pandangan hidup bangsa itu sendiri (nilai dan norma masyarakat) yang berfungsi sebagai filsafat pendidikannya atau sebagai cita-cita dan masyarakat, di dalamnya terjadi suatu proses pendidikan sebagai usaha manusia untuk melestarikan dan mengembangkan hidupnya.

          Pendidikan adalah suatu jalinan atau hubungan antar sesama manusia dengan tujuan tertentu, sebagaimana yang dipaparkan pada pembahasan tetang pengertian pendidikan sebelumnya. Senada dengan itu, pendidikan lebih menekankan pada faktor input, proses dan output sebagai bagian yang sangat penting dalam satuan pendidikan. Untuk menjalankan sistem pendidikan secara utuh, Coombs menuturkan bahwa ada 12 komponen utama dalam pendidikan. Beberapa komponen tersebut: tujuan dan prioritas, pelajar atau peserta, manajemen, struktur dan jadwal waktu, isi bahan belajar, guru dan pelaksana, alat bantu belajar, fasilitas, teknologi, pengawasan mutu, penelitian dan biaya pendidikan.

Satu hal miris ketika teknologi bak air terjun; deras mengalir mengikuti alurnya, akan tetapi tidak berimbang dengan pendidikan yang cendrung stagnan. Tertinggal jauh dibelakang garis ‘start’. Tampak masih di sibukkan dengan pola pendidikan tradisional.

Permasalahan tersebut telah lama menjadi bahan pengamatan para pengarang buku ini yang akhirnya mendorong mereka semakin cepat menuntaskan antologi pembahasan teoritis dan empiris terhadap pendidikan yang terhimpun dalam buku yang berjudul Konsep Dasar Ilmu Pendidikan ini yang saat ini telah dapat dinikmati segenap pembaca.

Titik fokus kajian buku ini sejalan dengan upaya dalam mengatasi permasalahan pendidikan yang cenderung menurun  kualitasnya. Melalui buku ini akan memberikan bekal pengetahuan tentang pentingnya pendidikan dalam kehidupan manusia di era globalilsasi.

Fenomena pendidikan yang cenderung menurun kualitasnya ini sering dijumpai; terutama pada jenjang pendidikan menengah, dimana ada sebagian guru kurang mau memahami latar belakang siswa dan kurang usaha untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keterkaitan ketiga lingkungan pendidikan (Keluarga, sekolah, dan Masyarakat) dalam perkembangan kecerdasan manusia secara komprehensif.

Terlepas dari pertanyaan siapakah Anda, saya kira kita semua ikut serta berperan aktif dalam memajukan dunia pendidikan. Dimana sebagai langkah awal seyogyanya mengatahui konsep dasar ilmu pendidikan, yang bisa ditemukan dalam buku ini.

Buku Konsep Dasar Ilmu Pendidikan ini adalah sebuah buku yang menawarkan tatanan menarik pendidikan yang kemudian mengorganisasikan segala hal agar sesuai dan cocok terhadap perkembangan dunia ini dan juga perbendaharaan pendidikan yang memang seyogyanya harus di lestarikan dan dikembangkan dengan penuh perhatian dan penuh sikap mental positif.

Buku ini benar-benar manyajikan keilmuan dalam kajian yang lebih mendalam tentang sebuah dasar. Buku ini menganggap bahwa dasar adalah hal urgen yang harus di tumbuh kembangkan, sehingga tercipta sosok baru perubah dan pembela pendidikan tanpa bingung bagaimana disiplin awal dari konsep yang seharusnya bertindak didalamnya.

          Dalam pembagiannya, buku ini di bagi menjadi 9 Bagian. Bagian 1: Hakikat Manusia Dalam Pendidikan. Bagian 2: Konsep Dasar Pendidikan. Bagian 3: Fungsi Dan Peranan Lembaga Pendidikan. Bagian 4: Pendidikan Sebagai Proses Pematangan manusia. Bagian 5: Aliran-Aliran Pendidikan. Bagian 6: Sistem pendidikan Nasional. Bagian 7: Pendidikan Sebagai Proses Pembudayaan. Bagian 8: Pendidikan Karakter. Bagian 9: Pembiayaan Pendidikan dan diujung dari ulasan diberikan Lampiran-lampiran tentang UUD RI tentang Dasar-Dasar Pendidikan dan Pengajaran di Indonesia.

          Buku Konsep Dasar Pendidikan yang diterbitkan bulan Januari 2013 ini, hadir dalam wajah baru, walaupun  ia sebagai dasar bagi pemula namun pembagian sub-sub judul dan juga pembahasannya terasa lebih menjurus dan lebih merujuk pada pokok permasalahan kajian. Ditambah  lagi dengan  konsep-konsep serta jargon-jargon  yang familiar di gunakan bagi tokoh pendidikan  yang di tuliskan dalam kajian tersebut; baik secara verbal maupun tekstual.

Dalam penjelasan sub judul yang luar biasa komprehensifnya. Disini pembaca benar-benar menikmati tatanan rangkaian bahasa penulisannya; sehingga setiap kali membaca tidak terasa sudah berada di halaman terbawah pada setiap lembar barunya. Maka agar lebih baik lagi; jika penjelasan yang sungguh sangat memikat ini sedikit di tambah dengan bukti-bukti emprisis  dan data-data penelitian terbaru bertujuan agar buku ini tersaji lebih memukau lagi.

Demikian resensi singkat yang bisa saya tulis untuk menjelaskan beberapa dari sekian banyak kelebihan buku ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.


Judul           : Konsep Dasar Ilmu Pendidikan

Pengarang   : Prof. Dr. H. Anwar Hafid, M.Pd; Prof. Dr. Jafar Ahiri, M.Pd; Pendais Haq, S.Ag., M.Pd.

Penerbit      : Alfabeta Bandung

Cetakan      : Januari 2013

Tebal          : 208 Halaman, 16X24cm

Peresensi     : Irwan Haryono S / AFI 6



0 komentar :

Posting Komentar