Sabtu, 04 Januari 2014

Alfabet Terakhir Untukmu


Kataku sudah habis tuk mengucapkan sejarah
Pikirku telah buntu tuk mencari makna kisah
Tintaku telah surut tuk menulis berjuta rasa
Kini angin sahara datang menghapus cerita lama

Tersenyum, tertawa, tertegun, mungkin hanya di paras semata
Tapi waktu akan mengajarkan hati, memori dan pikiran untuk menatap cakrawala
Cukup apa yang terlihat menjadi nilai manusia biasa
Tak mampu menilai kecuali yang terlihat oleh mata

Warna hidup kini benar-benar berbeda perpaduan
Timur dan barat tidak bisa disamakan
Utara dan selatan juga tidak mampu di pertemukan
Bak sungai dan lautan bertemu di muara bertabrakan

Hati, rasa, perasaan berhenti disini
Menatap mentari mengucapkan selamat lewat titisan ilahi
Semoga pesan Jibril tersampaikan sebagai wahyu ketulusan
Tidak ada kebencian, hanya tertinggal keridho’an dan kebahagiaan

Barakallahulakuma wa baraka’alaikuma
Wajama’a Baina kuma fil khoir
Selamat berkeluarga dan semoga berbahagia
Sakinah, mawaddah, warahmah, fil bathin wa zhahir.

03 Januari 2014, 09.30WIB


CIOS-ISID-Ponorogo-JATIM

4 komentar :

  1. Masya Allah, pesan yang tulus, dari lubuk hati yang paling dalam buat merpati cantik yang pergi ke panggkuan orang lain. tapi antum terlihat tulus dan ikhlas melepaskannya wlaupun terasa berat. yah inilah kehidupan yang belum pasti kita tau kejadian akan datang, makanya sebesar apapun cinta seseorang terhadap sang kekasih, dan beribu-beribu janji yang telah sepakati, tapi tetap Tuhanlah yang menentukannya. sabar ya wan..emang di tinggal seseorang itu sakitnya di SINI,,,! tapi santai aja wan, di balik ini semua pasti ada udang di balik batu.... استمتع بحايتك

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah.. luar biasa.....
      Syukron jazilan ust.... Jazakumullah khoir....

      Hapus