Jumat, 02 Januari 2015

Kepompong


Hai kepompong tunas kelapa. Apa Kabar?
Memori melintasi ruang zaman, pulang kebelakang mengingat akhbar
Terkumpul kenangan, keegoisan, kejutekan, awal kenal di mercusuar
Memang hanya momenlah yang mampu mendeteksi brangkas tanpa radar

Kau ingat p 26 supir pribadi yang siap nganter ke tujuan?
Ingat layang suara lewat ketinggian sumedang jauh berbeda pulau daratan?
Ingat maskot harimau kecil sebagai bukti awal persahabatan?
Ingat penyusuran jalan simpang slayang ke pondok saat perpulangan?


Keterbesitan yang menyusun kata bernostalgia
Diam diri tanpa berita dan kata yang buatku bertanya
Apakah kau seperti awal aku mengenalmu Mis. Amnesia?
Atau kau sudah berubah karena saat ini kau telah sembuh dari itu amnesia.

Saat ini kepompong sudah berdiam diri di sarangnya.
Tidak lama lagi proses metamorfosis akan sampai pada puncaknya.
“Hai Kepompong, ingat aku walau kau telah menjadi sosok indah nanti ya..”
Pesan singkat terkirim sebelum kebekuan lama tanpa tahu kabar berita.

Batu dan karang memang diam; tapi mereka kuat
Begitulah persahabatan dan pertemuan; berharap semakin erat
Jika dulu anak ingusan mampu berkenalan menjadi sahabat hebat
Akankah itu tetap bertahan atau sebagai masa lalu terlupa karena  telah jauh terlewat?
Kempompong apa kabar?


Kamis, 1 Januari 2015. 20.59WIB.

0 komentar :

Posting Komentar