Kamis, 12 Februari 2015

Ada Apa dengan Rasa?

Ku tak berani berbicara tentang cinta, sebab cinta tidak pernah bersuara dengan kata
Ku terkadang tak berani mengambil sikap, karena aku tak mengerti apa sebenarnya merana.
Sampai saat ini, sampai saat tinta saja tak berubah warna, Sampai ketika awan juga tidak berubah rupa
Aku masih terus bertanya-tanya sampai kapan keyakinan benar-benar ada,menghentikan segala keraguan yang pernah ada
Tak tau kapan, apakah sampai mentari berubah wajah. Atau sampai hujan air berubah emas. Aku tersenyum dengan segala kemungkinan yang mengada-ada

Ada rasa tak biasa tapi ku usahakan menjadi hal biasa.
Ada rasa aneh, berbalut canggung yang merana mengelana
Tak penting siapa dan bagaimana, tapi itulah pertanyaan yang liar berkelana
Tak mengerti kapan semua drama akan berakhir dari semua kata fana

Ku berharap rembulan bersedia bercerita jika telah tiba masanya.
Matahari berkenan berbincang jika telah lengkap dan sempurna sinarnya
Bahwa kebingungan, keresahan, ketakutan, keragu-raguan ini tidak akan lama
Setangkai bunga sebagai tanda sempurna sebuah rasa.



Asrama Haji Sukolilo Surabaya, 12 Februari 2015. 01.23 WIB

Sumber Foto:http://i.ytimg.com/vi/56Sx2I1SRfA/hqdefault.jpg

0 komentar :

Posting Komentar