1 Dekade 1809

10 Tahun setelah alumni banyak yang berubah; tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri.

Rihlah Islamiyah RH 2 ke Barus

Satu-satunya Alat Penghubung Terbaik Antar Manusia adalah KOMUNIKASI YANG BAIK.

Menulislah dengan Sepenuh Jiwa dan Ragamu!

Menulis adalah aktifitas keseimbangan. Sebab ia menyatukan antara bacaan, akal, dan pemahaman.

Deburan Ombak Senja

Irama tidak mesti bersumber dari alat musik. Melodi juga tidak selalu dari getaran jari yang lihai. Keduanya berasal dari Alam. Itulah musik hakiki kehidupan.

Thawalib Padang Panjang

Rindu ini serasa bersambut, ketika pelukan sejuk Padang Panjang menyapaku disini. Tempat guru-guruku menuntut ilmu, tempat para pecinta ilmu mengkaji islam untuk lebih mengenal Allah dan Kekasih-Nya.

Jazakumullah Khoir Ustadzi

Gontor Kampungku, Unida Lahan Penggodokanku, jika tidak karena mereka aku bukanlah apa-apa dan bukanlah siapa-siapa.

Kota Perantau

Bukit Tinggi - Jam Gadang Kota Penuh Sejarah. Tokohnyakah itu! Perantaunyakah itu! Kebahagiaannyakah itu! dan/ataupun Keikhlasannyakah itu!

Selasa, 05 Januari 2016

Cita-cita terbesarku ingin menjadi lelaki sholeh hingga ku mati.

    Tak tahu mengapa; kok kelihatannya  indah sekali hidup memperhatikan orang sholeh.  ku pandangi gerak-gerik mereka, santai tapi bersahaja, damai tutur katanya, indah prilakunya, indah perkataannya, tentram melihat pakaiannya, dan kuyakini inilah pancaran keimanan mereka.

    Apakah masih ada pintu untuk gerbang menjadi sosok yang sholeh? kalau masih ada, bolehkah aku izin memasukinya? 

    Kilas balik kehidupan, dalam kurun waktu 24 tahun ini, ntah apa saja yang telah ku lakukan, sekian dosa; ringan ku kerjakan, mungkin karena ku belum tahu imbas/ ganjaran dari perbuatanku. Sebagian kesalahan sengaja ku kerjakan karena menganggap azab Allah tidak akan pernah turun padaku, sebab Allah pasti sayang padaku. Terkadang sikap PDku terlalu berlebih disaat maksiatku jalani, padahal itu kesalahan terbesar yang seharusnya aku malu mengerjakannya.

    Mundur kebelakang, memuhasabahi kehidupanku. terkadang senyum ini indah untuk menatap masa depan tapi kecut melihat masa lalu kelam-gelap yang tersimpan dalam kenangan. Tapi cukuplah yang ada di masa lalu, hanya untuk memoriam masa lalu, sedang masa depan adalah masa untukku berpacu semakin ke depan.

    Tak banyak inginku, tak banyak cita-citaku, rasanya hati ini tak sanggup menahan kerinduan. Hati ini benar-benar rindu pada sosok keshalehan. Jika gerbang masuk shaleh masih terbuka izinkanlah hambamu yang kecil ini memasukinya ya Allah. hamba ini merindukan lindungan Engkau yang hakiki, hamba ini mendambakan pengajaran ilmu langsung dari Engkau ya Ilahi Rabbi, tidak ada keraguan hamba untuk Islammu Ya Allah. Uhibbullah Rabbal'alamiin.

    Ya Allah, Ya Rabbi, cita-cita terbesarku, ingin menjadi lelaki sholeh hingga Engkau memanggilku. Hingga Akhir hayatku di dunia ku ingin slalu menghambakan diri pada Engkau ya Allah. Ridhoilah hamba tuk selalu berjalan di jalanmu, mudahkanlah diri hamba tuk selalu taat padamu, sayangilah hamba sebagaimana Engkau menyayangi orang-orang shaleh sebelumnya, Ya Allah janganlah Engkau timpakan cobaan yang hamba tak mampu menerimanya dan janganlah engkau azab hamba dan keluarga hamba dengan sesuatu yang membuat kufur atas nikmat Engkau, mudahkanlah jalan kami untuk meniti syurgamu, mudahkanlah fokus kami untuk mengejar rahmat dan ridhomu, kepada Allah swt, hamba berserah diri, kepada Allah hamba memohon pertolongan, dan kepada Allahlah hamba pasrahkan hidup mati hamba.

Rumah- Medan Sunggal-, Selasa, 05 Januari 2016.