PHILOSOPHY

"Wonder is the feeling of the philosopher, and philosophy begins in wonder." [Plato]

KEPESANTRENAN

"Knowledge is an ocean without bound or shore; the seeker of knowledge is the diver in seas. Though his life be a thousand years, never will he become weary of seeking."

CHANCE TO MEET

Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. and Irwan Haryono Sirait, S.Fil.I., M.Pd

MY BOOKS

Try to Read

ABOUT ME

Hasil adalah kumpulan dari kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas,tanpa mengenal lelah

Kamis, 06 Desember 2018

Manusia Minus 3


Manusia adalah makhluk kompleks yang memiliki daya pilh dan daya fikir. Kebebasannya memilih menentukan nilai dirinya, sebab hanya orang penting yang tahu akan kepentingan dan hanya orang bernilai yang menghargai nilai dari satu pilihan, apapun pilihannya manusia benar-benar bebas untuk memilih jalan hidup terbaiknya. 

jika sekedar menentukan pilihan manusia bisa mendapat gelar bijaksana mungkin tidak akan ada kata ‘bingung’, di kamus besar Bahasa Indonesia, dan mungkin tidak akan ada ajaran shalat Istigharah dalam Islam, namun sayangnya untuk menjadi bijaksana manusia harus menggunakan akalnya untuk berfikir. 

Hanya pola pikir yang benar yang dapat menghasilkan pilihan yang benar, dan pilihan yang benar tentu saja belum tentu lulus dari ujian, keseimbangan melewati penilaian miring, kemampuan menghadapi ujaran sinis dan sambutan sadis adalah ujian pertama yang harus di lewati, oleh sebab itu berfikir sebelum memilih, berfikir sebelum bertindak, berfikir sebelum berbicara adalah cara tepat mempertanggungjawabkan pilihan. Sebab hasil akhir pilihan terbaik adalah ketika manusia mampu mempertahankan pilihannya dengan sekian alasan tulus dan realistis dari hatinya.

Kini telah hadir transformasi manusia baru, sebut saja Manusia Minus 3, sebuah upaya besar menciptakan generasi bijaksana. Dengan adanya manusia minus 3 semua pekerjaan dapat terkondisikan dengan maksimal, jika berhasil menjadi manusia minus 3 keuntungan kontan yan di dapatkannya adalah pikiran yang selalu tenang, diri yang tidak terikat waktu dan jiwa yang terbebas dari ikatan janji, dealine dan tagihan oknum.

Pertanyaannya, siapakah manusia minus 3 itu? 

Dia adalah manusia yang selalu menuntaskan pekerjaannya 3 hari sebelum deadline waktu di tentukan tiba. 

Bayangkan jika manusia minus 3 ada di dalam satu perusahaan? Jika ia hidup di lembaga pendidikan? Jika dia berkembang di dalam satu komunitas? Jika ia tumbuh dari rahim organisasi kepemudaan? Bukankah ia anak emas yang merupakan aset alam paling alami yang pernah terlahirkan?

Dengan keputusannya memilih untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggungjawab 3 Hari sebelum deadline, bukankah ia memakai akal untuk berfikir? Jika satu-satunya alasan pilihan adalah demi kemaslahatan apakah itu satu kebijaksanaan?

Kini bijaksana bukan hanya pilihan semata, bukan juga pilihan mata buta, namun bijaksana satu pilihan dari manusia yang selalu berfikir untuk kebahagiaan bersama. Jika tidak untuk bahagia untuk apa kita hidup berjama’ah?


Have fun for your choice

By: Irhas el fata

Minggu, 23 September 2018

“Crazy Rich Asians” Mengajarkan Makna Integritas Yang Seharusnya

Awalnya terkesan datar, namun seiring berjalannya durasi, perlahan gambaran, kultur, budaya kaum berada sangat jelas lengkap dengan watak dan lakon yang sesuai dengan dunia nyata. Tampilan drama kehidupan yang sederhana, namun memiliki kharisma tersendiri dalam penyajiannya. Poin penting yang sulit terlupa:

  • Walaupun kamu terlahir dari keluarga biasa saja, maaf katanya terlahir dari keluarga kurang mampu, keluarga broken sekalipun, kamu tetaplah pejuang, petarung, dan pemegang stir kehidupanmu sendiri jangan pedulikan benalu di sekitarmu.
  • Menyalahkan orang lain bukanlah solusi untuk permasalahan apapun itu, sebab inti permasalahan dan solusi ada di dalam diri kita sendiri.
  • Kesempatan boleh datang sekali, ketika kesempatan itu datang, jangan di buang ambil kesempatan itu, jangan pikirkan sisanya. Sebab sisanya tinggal keahlian dan mental beranimulah yang mengambil alih
  • Seberapa kuatpun seseorang mendadani orang yang bermental miskin agar menjadi kaya, tetap akan percuma jika dia tidak ingin. Sebab mental berasal dari  dalam jiwa, jika tidak mau berubah tidak akan terubah.
  • Faktanya orang kaya selalu selangkah lebih maju dari rata-rata orang biasa. Sebelum kekayaan menyelimuti diri dan kehidupannya dia sudah kaya mental terlebih dahulu.
  • Tampil apa adanya, tampil bagaimana adanya adalah satu solusi membuat gerak lebih lues, tanpa ada yang di tutup-tutupi, sebab tampil apa adanya akan membuat hidupmu lebih berarti dan bernilai lebih. Walaupun dihadapan orang paling berkuasa sekalipun
  • Selalu yang cocok yang akan bersatu, dan itulah yang dikatakan jodoh. Cocok bukan hanya sekedar materi, sikaya dengan si kaya, si miskin dengan si miskin namun lebih kepada mental dan passion sendiri. Sebab harta bukanlah pemisah, dan bukan satu-satunya pemersatu pertalian, namun konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan diri itulah penunjang diri yang sesungguhnya.
  • Kamu dan cara kamu menjalani harimu adalah masa depanmu.
  • Ada yang bisa kaya dengan intelektual biasa namun usaha yang luar biasa. Ada yang tidak kaya namun semangat belajar tinggi menjadikannya lebih tinggi dari siapa saja, sebab dia memiliki integritas yang selalu di jaganya.
  • Jangan menyembunyikan sesuatu yang tidak mesti disembunyikan walaupun itu demi menjaga perasaan orang lain, jika ujung-ujungnya menyakitkan. Pilihannya cukup katakan apa adanya, katakan bagaimana seharusnya, jangan di tutup-tutupi, dan jangan curang, nanti kamu yang rugi
  • Patah tumbuh hilang berganti, adalah sunnah kehidupan. Tidak akan ada kesedihan yang berkepanjangan, begitu juga sebaliknya, hanya di butuhkan kesetiaan dan kejujuran.


Note:

In-teg-ri-tas: mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. (sumber KBBI)  

Me: 
Irwan Haryono S