Sabtu, 07 April 2018

Aku Dan Rasa


Mencari Ketenangan lewat suasana itu tidak abadi, sebab tenang berasal dari dalam hati. Kesendirian adalah upaya yang dicari, berlibur usaha kedua menjadi antisipasi; timbul pertanyaan apasih yang dicari? Kejernihan jiwa? kemurian niat? nilai harga diri? atau satu cita yang tak pasti? Apapun itu hal pertama yang mesti kau selamatkan ada dua; yaitu jiwa dan hati. Selamatkanlah itu terlebih dahulu, niscaya kau akan kaya Aura dan Inspirasi.

Aku memiliki cerita tentang hidupku. Tidak terlalu berpariasi meskipun berwarna, tidak terlalu naik turun tapi tetap bergelombang, tidak pelik tapi memiliki permasalahan membutuhkan pembaharuan, sampai akhirnya hidupku berubah dari satu waktu ke waktu yang berbeda, merubah diri dari satu rasa ke rasa yang berbeda, iya.. kamu mulai ada disana.

Bercerita kamu, apakah ia makhluk? Ataukah ia angan? Ataukah ia cita-cita? Impian? Atau hawa yang kau idamkan?

pertanyaanku belum kau jawab, kau tersenyum mencurigakan, membuatku tahu jawabanmu ada di salah satu pertanyaan yang aku lontarkan. Ku beranikan diri untuk simpulkan bahwa kau saat ini sedang bergelut dengan rasa. Ntah apa itu bentuknya, tapi ku yakini ia abstak namun saban waktu berwujud, ia tak terlihat tapi lain waktu muncul di hadapanmu, sampai akhirnya aku ingin katakan:

"Aku, kamu, dia, mereka dan rasa selalu bersahabat mesra. Jagalah ia agar tetap bahagia, ceria dan gembira."

Sabtu, 07 April 2018

0 komentar :

Posting Komentar