Minggu, 23 Juni 2019

Traffic Light


Lintasan hitam legam kulalui.......
Terlihatku belalang, kuda, kalajengking, macan, terbang melayang......
Laju..... Melepaskan diri dari kandang.......
Mengundang rasa takut bagi si rambut hitam yang menyebrang.....

Bola mata fokus memperhatikan sekitaran jalan..
Ternyata belalang, kuda, kalajengking, dan macan ada disini...
Berpapasan denganku pada satu pojok lintasan.....
Mengapa mereka berhenti? Aku terheran...

Ku layangkan pandang ke kanan...
Terlihat kilauan taring macan...
Ku putar bola mata ke belakang...
Terdapat muncung kalajengking begitu dekat dengan bebek kampuang......

Ku balik pandang ke depan.........
Ekor kuda pun asyik menari-nari di paruh bebekku....
Greng......greng....
bruumm... brumm...

preng... preng...... 
nduk.... duk... duk... duk...
ndok.. dok...dok...dok.
Alunan bising meramaikan suana terik matahari...

Tak lama, aneka ragam satwa liar hinggap di garis lintasan....
Terasa panas mencekam dari ubun-ubun hingga ujung kuku kaki.....
Fatamorgana membentuk bayang-bayang air menjadikan tenggorokan makin dahaga...
Panas menyengat kepala, silau menusuk mata, panas aspal menembuh baju, aroma knalpot menyusupi hidung, semuanya menyengat...

Akhirnya... Seluruh sorotan tajam, tertuju pada satu tiang....
Hitam menjulang tinggi memiliki 3 warna: Merah, kuning, hijau...
Sungguh memiliki kharisma, wibawa serta otoritas yang tinggi...

Tanpa bersuara, hanya mengisyaratkan warna, semuanya terpana...

Merahnya... Merah mernganga...
Kuningnya... Kuning waspada...
Hijaunya... Hijau senyum gembira...

Kepadanya ku tersenyum...
Sambil lalu ku beri salam...

Hai kamu si Traffic Light..
Selamat bertugas, jasamu sungguh tak terbatas...

0 komentar :

Posting Komentar