1 Dekade 1809

10 Tahun setelah alumni banyak yang berubah; tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri.

Rihlah Islamiyah RH 2 ke Barus

Satu-satunya Alat Penghubung Terbaik Antar Manusia adalah KOMUNIKASI YANG BAIK.

Menulislah dengan Sepenuh Jiwa dan Ragamu!

Menulis adalah aktifitas keseimbangan. Sebab ia menyatukan antara bacaan, akal, dan pemahaman.

Deburan Ombak Senja

Irama tidak mesti bersumber dari alat musik. Melodi juga tidak selalu dari getaran jari yang lihai. Keduanya berasal dari Alam. Itulah musik hakiki kehidupan.

Thawalib Padang Panjang

Rindu ini serasa bersambut, ketika pelukan sejuk Padang Panjang menyapaku disini. Tempat guru-guruku menuntut ilmu, tempat para pecinta ilmu mengkaji islam untuk lebih mengenal Allah dan Kekasih-Nya.

Jazakumullah Khoir Ustadzi

Gontor Kampungku, Unida Lahan Penggodokanku, jika tidak karena mereka aku bukanlah apa-apa dan bukanlah siapa-siapa.

Kota Perantau

Bukit Tinggi - Jam Gadang Kota Penuh Sejarah. Tokohnyakah itu! Perantaunyakah itu! Kebahagiaannyakah itu! dan/ataupun Keikhlasannyakah itu!

Minggu, 15 Desember 2019

Aku Belajar Tentang Mental dan Sikap

Mungkin di dalam hati ada berbagai perasaan kerugian jika di nilai dari sudut materi. Tapi tidak jika di telisik dari sudut ruhhiah. Dari sudut materi, Aku merugi tidak dapat Melihat tempat yang paling Indah di kota Sibolga ini, tidak Melihat Pantai dan Pulau yang sangat indah, padahal aku sangat cinta dengan segenap pulau, dan pantainya itu, tapi dari sisi ruhhiah, aku sedang belajar menggambil keputusan sesuai dengan keinginan hatiku, dan aku berusaha kokoh dengan keputusanku. 

Mungkin sekilas Aku merugi dengan kesempatan yang hilang ini, tapi lebih dari pada itu aku beruntung, aku berhasil melewati ujian komitmen, aku bisa mempertahankan tekadku meskipun ujiannya dengan hal yang sangat Aku sukai, meskipun ujiannya terhadap apa yang aku cintai, semoga kedepannya Aku bisa menjadi diriku sendiri bukan orang lain.


Dengan tidak perginya aku, Aku mulai menjadi diriku sendiri, namun sebaliknya dengan perginya aku, aku masih tetap menjadi orang lain, menjadi orang yang mengikuti kehendak orang lain, orang yang terus mengikuti keputusan dan kebijaksanaan orang lain, dan Aku mau bebas dari itu semua, aku adalah aku, aku yang mengatur diriku sendiri, selama tidak menyalahi aturan dan syariat, Aku adalah Aku.