Selasa, 28 April 2020

... Mohon Maaf ...

Selasa, 28 April 2020
Medan, 05 Ramadhan 1441H


***
A
Mohon maafku kepadamu yang sayang padaku
Mohon maafku kepadamu yang slalu perhatian padaku
Mohon maafku kepadamu yang harapnya sering kukecewakan
Mohon maafku jika kata maaf juga tidak berarti bagimu mewakilakan kelalaianku.

Mohon maafku kepadamu yang rela menolongku
Mohon maafku kepadamu karena aku sering tidak ada di saat kau membutuhkanku
Mohon maafku kepadamu yang telah bersedia menjadi bagian dari proses perjuanganku
Mohon maafku kepadamu yang selalu mencintai tanpa kenal apa itu dicinta dengan penuh cinta

.
.
B
Mohon maafku padamu yang telah menjadi sahabatku
Mohon maafku padamu yang telah menyadarkanku dari keterjerumusan langkahku
Mohon maafku padamu yang telah menganggapku bagian dari keluargamu
Mohon maafku padamu yang selalu sedia mendo’akanku dalam setiap langkah majuku.

.
.
C
Hai Kamu.. Aku mohon maaf jika sikapku terkesan berubah beda
Hai Kamu.. Aku mohon maaf jika semuanya terlihat aneh dan tidak sama
Hai Kamu.. Aku mohon maaf untuk semua salah kata dan sikap selama bersama
Hai Kamu.. Aku mohon maaf tuk semua yang tidak terwakilkan oleh kata tapi terhantarkan lewat jiwa 

.
.
D
Dengan segala rasa rindu aku memohon maaf atas semua salahku
Dengan kilasan keseharian berjalan menyusuri jalanan pagi hingga petang, aku memohon maaf tuk semua ketidaktahuanku
Dengan segenap asa dan harap dalam kampung Hamka, aku memohon maaf atas semua salahku
Dalam putaran roda pertemuan singkat Aku berterima kasih dan memohon maaf yang tak terkira

.
.
E
Dengan segala kesadaran, Aku memohon maaf pada diriku sendiri
Dengan segala kelalaian dan kealfaan, Aku memohon maaf pada jiwaku sendiri
Dengan segala kemalasanku, Aku memohon maaf pada sikap produktif diriku
Dengan segala upaya perubahan ke arah LEBIH BAIK, Aku memohon maaf terhadap waktuku

.
.
F
Kepada engkau manis, mohon maafku yang sering diam tiba-tiba
Kepada engkau imut, mohon maafku jika ku tak bisa mengulang cerita lama
Kepada engkau baik, mohon maafku jika hidup tak selalu bahagia seperti cerita sastra
Kepada engkau separuh jiwa, mohon maafku jika terlalu lama mencapai kedamian jiwa


Mohon maaf… Mohon maaf… Mohon maaf… Mohon maaf… Mohon maaf… Mohon maaf
Untuk seluruhnya, ku dengan kesadaran jiwa terdalam. Maafkan Aku


***

0 komentar :

Posting Komentar