1. Islamic Philosopher

Philosophy - Education - Pesantren - Psychology - Leadership - Journal.

2. My Books

Biography - Novel - Poetry - Motivation and Reflection - Contemporary Scientific - Compilation and Collective - Da'wah - Philosophy - Textbook

3. Podcasts

ku.isikata - Nilai Pengembara

4. Professor

Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. and Prof. Dr. Irwan Haryono Sirait, M.Pd.

5. Writerpreneur

Real Writer - Writer's home school - Research home school - Poetry house school - Autism home school - Build an international library - Trillionaire

Kamis, 05 Agustus 2021

Terlalu Lama Bertindak Itu Juga Penundaan

 Penundaan saat ini telah meluas ke berbagai bentuk, berbagai rupa. Pada intinya apa yang seharusnya kita lakukan pada waktunya, jika kita lakukan sebelum waktunya berarti kita memiliki kepribadian yang jarang dimiliki orang lain, itu luar biasa baik sekali. Jika dilakukan tepat waktu artinya kepribadian kamu cukup baik, sebagaimana orang baik biasa lakukan. Namun jika dilakukan setelah waktu akhir, itu namanya terlambat, dan itu yang salah satunya banyak dilakukan orang yang tidak berhasil. Selalu ada alasan, kadang juga ada proses menyalahkan, bahkan tak jarang juga menderita sebelum mengerjakan. Saranku... Hindari yang ketiga, sebab itu menyakitkan, aku sering akrab bertemu dengan no. 3, dan itu pengalaman buruk yang harus ditinggalkan. Gimana setuju kawan?

Tidak usah banyak mengambil kaca perbandingan dari orang lain, cukup mengambil ibroh dari pengalaman pribadi untuk hal ini. Gampangnya  apapun itu yang kamu lakukan, jika hal itu sering kamu ulangi itulah dirimu. Sistem diri akan membentuk kepribadianmu sesuai dengan yang sering kamu lakukan dan ulangi. Maka berhati-hatilah jika melakukan hal yang buruk berulang kali, karena itu akan menjadi pola hidupmu yang kamu rasa benar, padahal belum tentu; jika kamu tahu itu salah, maka akan sulit memperbaikinya, sebab itu sudah mulai mengeras, cara satu-satunya waspada sejak dini, dan berubahlah sejak kini.

Cukup menunda pekerjaan dikala muncul kepentingan prioritas, jika tidak, maka dirimu adalah sebuah prioritas untuk kehidupan dan pekerjaanmu yang lebih bertanggungjawab. Jeda sejenak hanya untuk berpikir bagaimana caranya kamu melaksanakannya, selanjutnya kerjakan, tanpa rasa takut, kerjakan hingga tuntas, eksekusi yang kini yang utama, sebab dia yang akan memberikan hasil yang benar-benar nyata. bukan bualan kata, atau janji dusta, maka bergeraklah. Kamu akan tampil beda.

 

Minggu, 01 Agustus 2021

Hi Agustus Apa Kabar?

Hari terasa begitu panjang jika dilalui dengan penuh rasa kesadaran menunggu.  Menunggu akan kesembuhan, menunggu akan lepas infus, menunggu hilangnya lemas tubuh, menunggu kembali pulih tenaga seperti sedia kala, menunggu kapan sembuh, yah.. Begitulah waktu terasa panjang bagi si sakit yang mendambakan kesembuhan.

Namun bagi waktu, ia hanya menjalankan tugas, ingin rasa hati menolong tapi ia tidak mampu, ingin rasanya berlalu sesuai keinginan orang-orang namun ia juga tidak berdaya, sang waktu melihat ke kanan dan ke kiri melihat berbagai keadaan orang-orang, ia hanya mampu terus berjalan, menolong orang dengan cara lari dari tugasnya tidak mungkin, siapa yang akan bekerja mengatur waktu jika ia menolong orang, satu-satunya yang ia mampu adalah terus bekerja tanpa henti, itulah hakikat pertolongannya pada orang-orang.

Tanpa terasa kini masuk di bulan baru, Agustus menyapa hangat dengan senyum sumringah,.. pertanyaannya apakah bulan ini seperti bulan yang lalu? Apakah bulan ini awal kemunculan peradaban baru? Apapun itu harapannya sang waktu, bulan, alam sudah memohon kepada Tuhan untuk sebuah kebaikan, memohon untuk seluruh kesehatan umat, memohon untuk kemajuan peradaban dan keilmuan umat dari waktu ke waktu di masa yang akan datang.

Semoga negeri lekas sembuh dari pandemi. Aamiin ya Rabbal'alamiin.

Cukup itu saja.

Selamat Datang Agustus.