Jumat, 28 Januari 2022

Menyonsong Pandemi Ekonomi Syariah Bangkit Percaya Diri


 Catatan Oleh: Irwan Haryono Sirait

*IG: @irwanharyonos



Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) merupakan platform pertama teringrasi ekonomi Islam secara luas, mendunia, memperkenalkan kita beragam agenda inspiratif dan komunikatif, sejak September hingga Oktober 2020.

Salah satu mega agendanya adalah: High level Seminar on Halal Lifestyle “New stategy and Business modal of halal business” dan “Soft launching – ISEF Integrated Virtual Paltform” pada Jum’at lalu, 2 Oktober 2020, pukul: 01.30 – 04.30 p.m, melalui tatap muka via zoom

Acara yang dibuka online oleh MC: Rendy Wicaksana tersebut, berjalan sesuai time dan activity. 

Sebelum soft launching dimulai, ada prakata dari keynote speech pertama, tentang “Diplomacy strategy Penetrating the Global Halal Market – towards the Halal industry summit 2021” oleh (Amb) Ina H. Krisnamurthi, sebagai advisor to the minister for foreign affairs on Economic Diplomacy. Dan dilanjutkan keynote speech yang ke-2 tentang “Fostering the potential of Indonesia’s Economy Through Halal Industry” oleh Dr. Sugeng, sebagai Board of governors of central Bank of Indonesia. Dan tibalah acara soft opening of ISEF Virtual Platform 2020. 

Tampilan virtual yang sangat komunikatif dan representative untuk menjelaskan rangkaian fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan, dengan menjelaskan maksud desain interior dan eksterior dari bangunan virtual akun ini. Dilanjutkan dengan menjelaskan tata cara untuk registrasi bagi pengunjung baru, sehingga dapat mengakses virtual dengan sangat mudah sekali.

Diselingi penampilan alat music tradisional bamboo Indonesia, yang dikenal dengan Angklung, dari Sawung Mang Udjo, menghanyutkan suasana, lewat cover lagu-lagu terbaik dan pilihan. Menambah cita rasa menarik dan menghibur saat mengikuti webinar ini.

Usai ditutup dengan do’a, agenda soft launching virtual  beralih ke agenda berikutnya tentang webinar yang diisi dengan tiga pembicara dari background yang berbeda-beda. Ada Bapak Fateh Ali sebagai CEO and Co-founder of CollabDoon, Singapore. Lalu ada Bapak Widjayanto Djaenudin sebagi Head of Syariah Group Link Aja Syariah. Dan terakhir ada Ibu Helianti Hilman (Founder of Javara).

Dalam kesimpulan mengikuti webinar ini saya tertarik dengan Bapak Widjayanto Djaenudin (Head of Syariah Group Link Aja Syariah), saat menjelaskan begitu pesatnya perkembangan Link Aja Syariah, dalam kurun waktu singkat telah mencapai ribuan user, targetnya link Syariah dapat terus eksis dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sangat kompetitif dan inovatif.

Selanjutnya Ibu Helianti Hilman (Founder of Javara): Senang dan bangga Ketika melihat anak negeri dapat mengikuti persaingan global, dengan menawarkan produk hasil dari negeri ibu pertiwi, berupa produk obat-obatan herbal serta rerempahan Indonesia, dan ajibnya distribusi dan pengirimannya sudah keluar negeri ke banyak negara di dunia, menjadi bukti jelas bahwa produk anak negeri mampu bersaing dengan mutu dan kualitasnya.

Dalam petikan penjelasannya buk Helianti menerangkan bahwa: Bagaimana produk kita itu bisa “halalan thoyyiban”.Halal yaitu secara komposisi dan produksi menggunakan syarat dan ketentuan Islami. Sedangkan Thoyyiban: Giving benefit, memberikan kegunaan.

Akhir kata sebelum saya akhiri, selaku peserta webinar dan masyarakat Indonesia yang mengikuti acara ISEF ini, kiranya ISEF dapat menghadirkan seminar tentang emas, cara invesnya dan cara mendapatkannya, baik secara offline maupun online dengan menawarkan fasilitas kemudahan, dan kompetitif dalam harga, sebab menurut penulis, saat ini promosi emas di Indonesia sedang gencar-gencarnya. Dan masyarakat Indonesia sudah mulai peduli untuk berinvestasi dengan emas sebagai bentuk tabungan/investasi jangka Panjang mereka. Terima kasih. 

Terima Kasih saya, tuk seluruh informasi yang telah disajikan di seluruh lawan online ini: 

Web: www.isef.co.id

Email: contact@isef.co.id

IG: @isef.id

YT: ISEF Indonesia
FB: @isef.id

Twitter: @isefindonesia

0 komentar :

Posting Komentar