Senin, 15 April 2013

Tetapkan Pilihanmu!


Dalam sebuah kesempatan kita selalu di hadapkan pada banyak pilihan. Apakah itu memilih yang baik dari yang buruk tapi nikmat; memilih yang perhatian dari pada yang acuh tapi kaya, atau memilih yang cantik dari pada yang jelek tapi kuat agamanya. Beribu pilihan selalu saja berseliweran dan pasti akan tetap terus berputar selama nyawa masih ada di jasad fana dunia.

Siapakah kita? Itu lah calon kita. Orang-orang sering berkata demikian, dari mulai orang tua, para dosen, mahasiswa pasca, Doktoral, mayoritas sepakat dengan ultimatum ini, seraya menyejukkan hati dengan mengimbangi  dalam sebuah pesan hangat. “Yakinilah, bahwa ketika kalian bersedia memperbaiki diri kalian. Maka yang baik jugalah yang akan kalian dapatkan.”

Dr. Dihyatun Masqon, M.A -Direktur II CIOS- Dalam tatap muka kemaren malam, ahad, 14/04 pada acara Dialog Interaktif antara mahasiswa ISID dengan USIM,  bertema “yang muda yang berkarya” mengatakan bahwa: “Anda Mahal, maka dari itu jagalah diri Anda, kalau Anda semuanya ingin mendapatkan istri yang baik, you have to start from now! Do’akan hal ini selalu di rumah Allah, bawa do’a ini kemana saja, sampai bila ke Makkah.

Begitu ungkapan singkat beliau menyinggung tentang jodoh, sampai akhirnya beliau mengatakan “saya sendiri tidak menyangka bisa mendapatkan istri yang luar biasa cintanya pada saya."

Bagaimana caranya? Cukup mudah untuk mendapatakannya. Hanya tinggal menjaga diri semaksimal mungkin. Agar benar-benar bisa tetap terjaga. Dalam hal ini : Buk Rosyhda Diana- Dosen ISID (istri Ust Dihyatun Masqon). Berpesan kepada kaum lelaki khususnya: “Wanita itu sebelum menikah, dia menomersatukan orang tuanya, akan tetapi setelah menikah maka dia menomer satukan suaminya. Maka dari itu untuk para calon suami/ calon imam. Matangkanlah diri kalian dalam segi keilmiahan, keilmuan, pergaulan, dan ibadah. Tanamkan sikap dan sifat ingin terus berproses maju.  Saya harus lebih baik dari guru-guru saya, saya harus lebih baik dari dosen-dosen saya. Dan terakhir Jangan bosan-bosan jadi orang baik, dan kita harus menjadi yang terbaik.”

Dua kalimat penuh makna dari pasangan dua sejoli diatas aku rasa cukup untuk menjadikan kita begitu berharga dan sadar akan makna dan tujuan hidup di Dunia. Menjadikan kita selalu ingat bahwa ada saja sebab dibalik akibat dan selalu ada hasil di balik dari pada proses. Maka dengan tujuan jelas untuk mendapatkan kebenaran dan kefokusan dari pada inti tujuan, di butuhkan keistiqomahan untuk tetap berjalan dalam jalan tuhan yang telah disyariatkan, semoga kita mendapatkan perlindungan, karunia serta rahmat Allah SWT yang melimpah dari-NYA. Amin.

Jika dalam hati bertanya dimana pilihan itu berada dan kapan pilihan itu tampak benar-benar ada, kayaknya hanya ada satu jawabannya. Tanyakan langsung dengan sang pencipta seluruh makhluk dan seisinya serta mintalah dari-NYA. Sebab Dialah yang menjaga hati dan raga calon penuntun hati dan penyejuk jiwa yang cocok buat kita. Ilallaahi Nufawwidul amro, ilallah ataghfirullah, ilallah natubu..

0 komentar :

Posting Komentar