1 Dekade 1809

10 Tahun setelah alumni banyak yang berubah; tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri.

Rihlah Islamiyah RH 2 ke Barus

Satu-satunya Alat Penghubung Terbaik Antar Manusia adalah KOMUNIKASI YANG BAIK.

Menulislah dengan Sepenuh Jiwa dan Ragamu!

Menulis adalah aktifitas keseimbangan. Sebab ia menyatukan antara bacaan, akal, dan pemahaman.

Deburan Ombak Senja

Irama tidak mesti bersumber dari alat musik. Melodi juga tidak selalu dari getaran jari yang lihai. Keduanya berasal dari Alam. Itulah musik hakiki kehidupan.

Thawalib Padang Panjang

Rindu ini serasa bersambut, ketika pelukan sejuk Padang Panjang menyapaku disini. Tempat guru-guruku menuntut ilmu, tempat para pecinta ilmu mengkaji islam untuk lebih mengenal Allah dan Kekasih-Nya.

Jazakumullah Khoir Ustadzi

Gontor Kampungku, Unida Lahan Penggodokanku, jika tidak karena mereka aku bukanlah apa-apa dan bukanlah siapa-siapa.

Kota Perantau

Bukit Tinggi - Jam Gadang Kota Penuh Sejarah. Tokohnyakah itu! Perantaunyakah itu! Kebahagiaannyakah itu! dan/ataupun Keikhlasannyakah itu!

Rabu, 22 Mei 2013

Aku Merasa Sendiri


Dahulu rasaku aku tidak pernah merasa sendiri
Tapi saat ini kesendirian benar-benar nyata menghinggapi


Dalam dialog singat seorang menganggap semua kataku hanya sekedar canda
Tidak ada keseriusan selain hanya ungkapan kata penuh tawa gembira


Dalam kerinduan tak tahu mengapa harus ditahan
Keputusan balik ke kampung halaman adalah keputusan yang menyedihkan


Kini waktuku terasa biru membasahi awan kelabu
Gelap dengan tebal hitam menutupi awan temaram




















Dari balik jalan ku pandangi pejalan
Tiada kudapati seorangpun kecuali hanya bayang-bayang hitam


Anganku sekarang harus dua kali lebih mapan,
Hatiku sekarang harus beribu kali lebih lapang


Agar ku temukan diri ini tetap dalam lindungan.
Zat Pemilik teman, hati dan juga beragam pilihan.




Selasa, 21 Mei 2013. Posted By: Irwan Haryono S



Ketika Qu Memiliki Sayap

Diatas pasir Bumi ku mendongak ke langit
Diatas gumpalan tanah merah ku menengadah ke langit
Di lembah terjal ku menelangsa menatap langit
Di lubang sumur terdalam ku tangkap sinar dari langit
Andaikan langit tahu bahwa aku menyukainya.......

Lambang abadi selalu saja tertata terus menerus dalam keabadian itu sendiri
Lambang berani juga tersimpan dibalik monumen indah di lirik hati
Lambang patriot juga terjaga dalam hari prasasti
Lambang dari setiap liku dan bentuk selalu terbias dalam rambu-rambu ini
Andaikan lambang tahu bahwa aku butuh pahatan abadi wajahnya dalam prasasti hati

Semua terasa hilang,
Semua terasa kosong,
Semua terasa bimbang,
Semua terasa membingungkan,
Dan semua dari semuanya adalah kenangan


Ku coba mengepakkan tungkai siku, tetap tidak dapat terbang.

Ku coba luluh lantakkan semua resah, tetap gundah menghinggap.

Ku pasang sayap permanen di balik punggung meminjam dari Malaikat.

Agar aku bisa terbang melayang; menerjang aral rintang.

Agar aku dapat menatap dunia dengan kaca mata dunia yang tersingkap.

Agar kelak kepak sayap tidak sekedar kepak tanpa Ma’rifat




Selasa, 21 Mei 2013. Posted by Irwan Haryono S









Selasa, 21 Mei 2013

Tentang Dia




Seorang penulis,
Menulis untuk menggambarkan dirinya….
Seorang puitis,
Merangkai kata tuk mengekspresikan perasaannya
Seorang penjerit,
Menjerit dengan keras untuk mengeluarkan keluh kesahnya
Lain dengan ku……. Lain denganmu…….

Wahai kertas,
Putihmu lambang sucimu….
Wahai tinta,
Warnamu lambang kedermawananmu.

Terasa serpihan angin membelah malam
Disaat jari jemari menari riang diatasmu
Menggores bait demi baik, kata demi kata
Hingga terbentuklah kumpulan kata
Tentang dia seorang
 yang ada disana

Selasa, 21 Mei 2013. Posted By: Irwan Haryono S

Rindu Membahana


Rinduku membahana menyelusup pada sela-sela hati

Perasaan berputar menahan seluruh asa
Langkah ku tapaki tak kunjung dapat menghampiri
Jauh jarak jadi batu terjal menghalangi diri

Aku pejamkan kedua kelopak mata ini untuk dapatkan lentera
Aku rebahkan seluruh raga dan jiwa tuk lepaskan lara
Aku pasrahkan seluruhnya pada sang pelipur lara

Ku coba merantai bongkahan darah di dada
Agar tertahan rasa rindu pada fuadnya
Tapi apa daya ku ......... apa kuasaku...........
Bayang-bayang rindu tetap saja menghantui mimpiku......

Ku pejamkan kedua mata ini untuk ke dua kalinya
Ku biarkan hati ini meraba malam dalam syahdu
Perlahan –lahan bayangan rindupun semakin melekat
Dan kini baru kusadari............. ternyata aku telah berada jauh dari mereka semua


Selasa, 21 Mei 2013. Posted By: Irwan Haryono S

Bunga Pesona Kuncup Nan Mekar




Dikala bunga pesona kuncup. 

Sedikit yang perhatian padanya. 

Sedikit yang menjadi teman penghiburnya. 

Sedikit yang mengerti akan keistimewaannya. 

Tapi disaat matahari menyinari………… 
Seakan keajaiban terealisasi……….. 
Kemekaran bunga kemekaran pesona…….. 
Mulai keluar dari kuncup yang menyimpan misteri……...




Kemekaranmu…… 

Membangunkan seluruh anggota tubuhmu. 

Membolak-balikkan poros hatimu. 

Merubah kau menjadi pewangi alam. 

Serbukmu…… 
Menyebarkan bibit-bibit keindahan….. 
Menambahkan bunga pesona yang baru. 
Bukti tanda kepedulianmu pada dunia. 

Bunga pesona terbanglah jauh…………. 
Dan jangan lupa undanglah aku. 
Pada musim kemekaranmu. 
Yang sungguh memberikan sejuta rasa indah….. 
Sejuk dihati….. indah dipandang mata….. 
Harum tercium aroma….. 


Menghadirkan ingatan kuat dalam imajinasiku. 

Bahwa dulu kau bunga pesona yang kuncup. 

Dan sekarang kau adalah bunga pesona yang benar-benar mekar……… 

Bunga pesona ku………


  

Sayangku Buat Seorang Teman


Aku termenung dalam buaian masa lalu.......
Dalam aliran hari-hari yang selalu berbingkai pesona
Terhanyut dalam buaian indah gelak tawa candanya
Meniadakan jiwa; menghentikan detak jantung yang masih bernyawa

Dari kejauhan jarak, pulau, dan lautan........
Ku mendapatkan kembali sosok dirinya
Melaju cepat menerobos benteng-benteng tinggi hatiku
Menyelusup tepat kedalam inti jiwa kehidupanku

Sayangku bukan hanya sebuah perhatian.........
Simpatiku tidak cukup dikatakan kesediaan........
Empatiku juga tidak layak disebut wujud kasihan.........
Melainkan wujud kasih sayangku buat seorang teman....

Kehadiran jasadku ghoib dalam pandangan mata
Tapi hatiku konkrit hadir dalam batinmu! Tidakkah kau rasakan itu?

Kusadari kesimpang siuran arah mata hati
Karena itu, ku terombang ambing dalam lautan sunyi
Hingga akhirnya ku terdampar pada pulau misteri
Tiada penghuni tiada yang bisa ditanyai,....

Hanyalah hembusan angin sejuk bersahabat menghampiri...

Selasa, 14 Mei 2013

Malaikat Tanpa Sayap

14 Mei 2013. By: Irwan Haryono S

Kali ini aku mendapatkan satu pelajaran yang sangat berharga, tiada sedikitpun keraguanku untuk mengatakan bahwa pelajaran yang ku dapat ini sangat berguna untuk membuka cara pandang dunia kepada satu wujud tanggung jawab yang terus bermuara pada sisi reliji penuh pesan terkendali.



Tadi malam aku baru saja menonton film, malaikat tanpa sayap, filmnya tidak begitu wah, tapi cukup untuk mengangkat emosiku dalam mengikuti alur  jalannya cerita. Banyak dilema kehidupan, yang selalu beriring berirama berjalan mewarnai dari pada perjalanan hidup kita, terkadang indah dan tak jarang juga sangat gelap, hancur-legam tanpa secercah cahaya sediktpun.


Dari sebuah tayangan yang menarik ini aku mendapatkan banyak pesan tersirat yang alhamdulillah dapat aku serap sejauh daya nalarku memahami arti dan maksud dari apa yang terselubung didalamnya.


1. Ternyata mengetahui akan kematian merupakan matinya seseorang sebelum waktu ajal tiba. Mengapa saya katakan demikian? Dalam ilustrasi langsung yang di perankan oleh artis dan aktor dalam film ini, terdapat dua sejoli muda yang  begitu akrab dan merasa cocok ketika awal bertemu di rumah sakit secara tidak sengaja, dalam karakteristiknya yang lelaki memiliki background keluarga yang broken sedangkan sang wanita di derita dengan penyakit jantung yang terpaksa mengikuti pembelajaran untuk konsumsi otaknya dengan pendidikan homeschooling, ditampilkan dalam sebuah petang mereka berbincang satu sama lain di beranda rumah di lantai 2, disana sang cewek bernama mura membuka perbincangan dengan kata “Burung-burung itu rutin melintas disana sore-sore seperti ini padahal mereka kan tidak memiliki jam” itu namanya insting (jawa vidu; sebagai aktor dalam film tersebut). Mungkin begitu juga dengan kematian dia akan datang karena memang dia telah memiliki waktunya hanya saja kita tidak mengetahui kapan datangnya.


2. Cinta itu adalah kasih sayang untuk saling mengisi. Satu hal yang sangat indah ketika kita memiliki kenalan seorang yang sangat sesuai dengan kepribadian kita, tanpa sedikitpun rasa kekurangan teman, kita akan selalu merasa tenang. Satu contoh yang sangat riil seorang  teman yang kelak memiliki rasa cinta kasih jauh lebih berharga dari pada semua teman yang kaya akan warna bunglonnya.


3. Perjalanan hidup tidak ada yang tahu. Dalam gambaran film tersebut tergambar bayangan ajal terus menghantui sang vino karena ia telah terikat janji dengan pencari donor organ dalam yang ternyata orang tersebut mencari donor jantung untuk di berikan kepada mura, dalam hari-harinya vino selalu melakukan yang terbaik dan selalu menebus akan semua yang kesalahan yang pernah dia lakukan sebelumnya termasuk mengikuti shalat berjama’ah dengan sang ayah  dan di lanjutkan dengan ungkapan maafnya pada ayahnya


    4. Orang miskin tu kebanyakan di pandang sebelah mata; sebuah adegan yang benar-benar mengusik daya berontak mahasiswaku ketika melihat seorang manager bank yang memerlakukan papanya si vino layaknya najis. Terlihat dari dibuangnya bolpoint yang digunakan ayahnya untuk menandatangani surat pembebasan rumah yang dahulu disita oleh orang bank. Dan juga terhadap sikapnya yang langsung mencuci tangannya dengan sabun antiseptick untuk mensterilkan kuman-kuman di tangannya.

   
    5. Curhatan seorang ayah: Nak vino, 3 hal yang paling membuat seorang ayah sedih adalah: ketika melihat anaknya lahir didunia, ketika melihat anaknya sakit dan terakhir ketika melihat anaknya pergi duluan dari pada ayahnya.”


    6. Ternyata jalan kehidupan itu MISTERI. Dalam banyak kasus kita di dunia ini selalu menganggap bawah dunia ini ada di genggaman kita.Naluri sombong manusia tersebut mengatakan bahwa dialah yang berhak mengatur jalan hidupnya dan menjadikan dirinya sesuai dengan yang ia inginkan; padahal semua yang dia lakukan tidak terlepas dan tidak akan pernah terlepas oleh yang namanya takdir Allah, siapa sangka yang sebenarnya ingin mendonorkan jantungnya adalah vino tergantikan dengan jantung ayahnya yang ketika itu tertempak oleh lelaki simpanan istrinya yang telah meninggalkannya jauh-jauh hari ketika hidup mereka benar-benar menyedihkan.



   


 7. Ujian itu salah satunya akan datang tepat dala posisi yang sangat menyedihkan sekali, bayangan manusia selalu ingin menyudahinya. Cobaan dengan sebuah kegembiraan tapi kenyataan seringnya berbeda dari aslinya, tidak semuanya akan selesai sesuai dengan apa yang kita cita-citakan, akan tetapi, akan terus berlanjut dan berlanjut tanpa mengerti kapan akan usainya akan tetapi satu keyakinan pasti akhir dari perjalaan hidup itu akan benar-benar menyenangkan dan menggembirakan jika kita terus bersabar dan juga terus berusaha untuk memperbaikinya. Karena hanya Allahlah yang tahu persis akan nasib dan masa depan  seorang hambanya, terlepas apakah itu berakhir dengan husnul khotimah atau suul khotimah, tapi yang selayaknya kita lakukan adalah pasrah secara total dengan semua kehendak Allah dan selalu memohon akan husnul khotimah yang menjadi akhir dari perjalanan hidup kita.
   

      8. Kenikmatan cinta itu terbukti manakala kita dapat memberi dan menyemangati satu sama lain. Dalam film ini aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, sebuah pengalaman hidup yang begitu indah ketika kita merasakan cinta yang tulus dari kedua belah pihak yang di ridhoi oleh kedua orang tua, malah didukung dan menjadi ridho kedua orang tua. Bukanlah tampilan cinta yang sering aku dengar dan aku lihat sendiri kenyataannya dengan kedua bola mata ini.


    9. Semua yang berpisah, semua yang kita tinggalkan dan meninggalkan kita, pasti ada gantinya.
Ini adalah keyakinan yang benar-benar hampir mendarah daging dan membumi dalam nalar logikaku yang kemudian membuatku benar-benar ikhlas terhadap semua kesedihan yang pernah ku alami, membuat aku begitu lapang dengan kenyataan indah yang dalam kehidupan yang benar-benar tertata indah setelah kepasrahan secara totalitas.


     10.   Kegembiraan itu akan muncul ketika kita tahu pahitnya perjuangan hidup, nilai sesuatu akan tampak lebih berharga ketika kita tahu berapa harga yang harus kita bayar untuk mendapatkannya, perjuangan belum berakhir selama kita masih hidup, tidak ada hidup yang kita  batasi, kita tidak tahu dan mengerti kapan semuanya akan berakhir.


     11.   Jadilah dirimu sendiri dan katakan ini lah aku dan apa yang kau nilai terhadapku hanya sekelumit dari rahasia terkecil dari ruang hati dalam jasad hidupku.

Jiwa merindu

Jum’at, 25/05/2012.  14.50WIB

Aku rindu tegur sapamu
Aku rindu cumbuan mesramu
Aku rindu sifat manjamu
Aku rindu alunan indah irama hatimu


Semalam aku berteman akrab dengan bayanganmu
Aku begitu dekat dengannya
(Kami berlari beriringan, kami teriak meneriaki
Sampai akhirnya pelukan eratmu menghentikan langkahku)

Sejenak dalam detik aku bertanya
Mengapa aku bisa dekat denganmu seperti ini?
Sejenak dalam dekapanku kau tertawa tersenyum gembira
Akupun riang bukan kepalang melihat wajahmu yang merekah

Suaramu pecahkan semua kata-kata dari relung jiwa
Senyummu menghadirkan buku-buku basah penuh warna
Perhatianmu tumbuh bertunas menjadi kasih
Kasih dari relung jiwa adalah bunga penuh warna yang sejati

Tiada kata yang kuucapkan
Tiada sahutan yang ku suarakan
Yang ada hanyalah deru angin dan nyiur daun berseliweran
Aku tidak ingin menghilangkan suasana romantis kita.

Sampai akhir dalam senyum gembira tiba-tiba aku dibawa
Menghilang dari bayang-bayang indah wajah
Perlahan kuamati sekeliling ternyata kau bisa ku dekap
Sebatas hanya sebuah bayangan dialam penuh kasih disebut mimpi.
Publiser  Office,

Jum’at, 25/05/2012.  14.50WIB