Sabtu, 09 Oktober 2021

Jangan Terlena!

Sabtu, 9 Oktober 2021

 


Terlena memiliki kata lainnya seperti terbawa arus, mengalir mengikuti irama, berjalan tanpa fokus pada tujuan, hingga berbuat sesuka tanpa memikirkan jatah waktu terus berkurang. 

 

Terlena sama seperti penyakit yang tidak mematikan awalnya namun menggerogoti imun tubuh, sampai pada akhirnya ketika kita dalam kondisi lemah, ketika kita dalam kondisi kurang vitamin, habislah tubuh kita…. Tidak mampu menahan kekokohan diri, akhirnya tumbang.

 

Terlena menurutku sama seperti lalai dan tidak bersyukur. Sebagai ilustrasi ketika seseorang diberikan nikmat berupa kemudahan dalam urusan, kemurahan dalam rizki, dan kecepatan dalam hal karier, biasanya banyak manusia yang mulai lupa diri, lupa akan makna kesungguhan dari kerja dan belajar, lupa bagaimana cara untuk bersyukur,  sehingga meninggalkan aktifitas harian dan memulai dengan aktifitas baru jauh dari kebermanfaatan. Begitulah menurutku, hingga akhirnya penyesalan yang ada. Sebab tanpa terasa waktu bergerak lebih cepat dari yang ia kira. Ternyata sudah terlalu lama ia tidak sadarkan diri. Gelap telah berganti terang, terang telah berganti temaram, dan malam Kembali lagi menjadi terang.

 

Bangkit dan sadarlah segera. Cukup kelalaian masa lalu, cukup waktu terbuang di masa lalu, cukup tertutupi dengan sekian banyak hal dulu, biar yang lalu pada tempatnya di masa lalu, sekarang adalah waktu sekarang, nanti adalah gambaran hasil dari sekarang, ingin sukses di masa depan, kuncinya sekarang, bekerja keraslah saat ini. Ingin gelar professor nanti belajar sungguh-sungguhlah sekarang, ingin menjadi penulis terkenal membaca dan menulislah sejak sekarang, ingin membangun pondok yang besar dan terkenal tanamkan jiwa kepemimpinan dan mental baja sejak saat ini, tentang nanti tidak usah berpikir terlalu panjang hingga tanpa sadar menjadi menghayal, tentang nanti biarkan cukup menjadi impian. Biar hari ini bekerja sesuai porsi semaksimal yang ia bisa.

 

Kamu saat ini adalah upaya kerja kerasmu dimasa lalu, 

Kamu nanti adalah upaya kerja kerasmu saat ini, 

Jika kuat kakimu, kokoh pijakanmu maka melangkahlah tanpa ragu,

Sebab yang berbeda akan lebih baik dari yang sedikit lebih baik.

Jangan Lalai_Perjuangkanlah Apa yang sudah kamu mulai!

 

Bersiap siagalah, saat ini garis lintasan ada di depan, tarik nafas dalam-dalam, bersiaplah bermaraton, dan………Bismillah, Langkahkanlah kaki kananmu,… Kesuksesan adalah jalan panjang. 

Bersiaplah untuk terus berlari kecil, dan keluarkan seluruh kemampuanmu jika garis finish sudah mulai terlihat. Aku yakin kamu mampu, Aku yakin kamu terlahir untuk sukses.

 

Tersenyumlah kawan. Kamu PEMENANGNYA.

0 komentar :

Posting Komentar