Kamis, 10 Oktober 2019

Sikap


Banyak hal mendasar yang membedakan antara seseorang dengan orang lainnya; salah satunya adalah sikap. Sikap itu sendiri memiliki banyak perbedaan di lapangan. Ada yang di nilai salah dalam bersikap padahal benar, ada yang memang selalu salah dalam bersikap, ada yang yakin dengan sikapnya padahal salah dan ada juga yang ragu-ragu dalam bersikap padahal sudah tepat, terakhir ada yang begitu yakin dengan sikapnya padahal kekeliruan dan keluguan. Pada intinya bukan hanya bentuk paras seseorang faktor utama penilaian orang lain, juga bukan sekedar gaya yang membedakan kita dengan yang lainnya, jadinya apa? Sikaplah jawabannya.

Sikap egois, tidak ambil peduli, atau terlalu peduli, dan atau fokus adalah contoh sikap yang terlahir sekejap seiring permasalahan itu datang. Dan disanalah orang saling menilai satu dengan yang lainnya.

Sikap terbaik yang harus diambil ketika permasalahan itu ada dan timbul adalah dengan menghadapinya. Cara efektifnya menurutku dengan memikirkannya terlebih dahulu secara benar-benar matang, termasuklah di dalamnya keuntungan ataupun kerugiannya, sehingga pada akhirya sampailah pada pengambilan keputusan atas dasar keyakinan total. Dan itupun tidak hanya berhenti disana, masih ada komitmen mempertahankan keputusan yang harus di pegang teguh. Sebelum selesai akan timbul tambahan masalah yang jika mampu di hadapi akan berubah menjadi peluang atau malah menjadi resiko tambahan yang lebih besar. Tergantung bagaimana kita menghadapinya. Dari sanalah kamu mulai benar-benar belajar tentang sikap.

Saran saya, ketika bertemu dengan permasalahan jangan pernah menganggap itu beban dan jangan menyalahkan diri sendiri setelah mengambil keputusan, yakinlah ada sisi positif dari keputusan yang telah kamu ambil. Seminim-minimnya, kamu telah mencoba untuk menjadi dewasa, dan itu sangat positif. Jadi jangan pernah merasa bersalah untuk satu langkah baru dalam hidupmu.


Pada akhirnya, pandai-pandailah bersikap, pandai-pandailah mengevaluasi diri, terutama evaluasi diri dan kegiatan Sebelum tidur malam. Apakah kamu di jalan yang benar atau tidak seharian yang telah dilewati. Jika yakin benar, lanjutkan namun jika salah, cepat-cepatlah bertobat dan kembalilah ke jalan yang benar. Wallau’alam bisshoab

0 komentar :

Posting Komentar