Iklan Multipleks Baru

Wednesday, May 13, 2026

Apa Makna Hidup Menurut Versimu?

Menemukan Makna Hidup.



"Apa-apa yang fana akan sirnah, yang tertinggal hanyalah yang Abadi. Hanya Ada satu yang abadi di sejagat alam raya ini, ialah Allah swt." [Irhas el Fata].

 

Ku buka kalimat utama, dari premis ini, berharap kata fana dan abadi pada akhirnya menyimpulkan dari hipotesa yang ada.


Fana dan Abadi adlaah 2 kata yang berefek luar biasa untuk merubah mindset sesorang dari sebelumnya dungu hingga cerdas; dari sebelumnya planga-plengo menjadi tegas bermartabat.

 

Fana memberikan satu kesadaran, bahwa apapun yang dihadapi di depan mata akan berlalu; ujian yang akan dihadapi akan usai dengan sendirinya; cobaan yang menyapa juga akan selesai dan beralih dengan entitas lain pada ujungnya.

 

Sedangkan Abadi itu nyata, abadi itu ada, abadi itu tidak akan mendua, abadi tahan selama-lamanya, kekal tanpa terkorosi, ada dan tidak berkesudahan, abadi diluar batas konsep waktu.

 

Abadi kalimat yang cocok untuk sang Maha Pencipta. Abadi dengan kehendaknya, abadi dengan pujian dan Rahmatnya, abadi dengan ilmu dan pengetahuannya, abadi dengan qodo’ dan qadarnya, abadi dengan pilihan takdir dan ketentuannya. 

 

Maka antara fana dan abadi di mana letak kesamaannya?

Fana adalah entitas empiris yang sering mengelabui mata fisik dan mata batin, sehingga menjadikannya seperti immortal. Dengan sekilas terlihat apa yang diupayakan adalah entitas abadi, padahal itu fana. Sedangkan kumpulan dari satu fana ke fana yang lain ialah keniscayaan bagi manusia. Sehingga fana bagi makhluk adalah kebadian itu sendiri.

 

Estafet menemukan makna hidup selalu saja dijajaki setiap Insan dengan langkah gontai kaki yang berbeda-beda, ada yang melangkah ringan dan santai, sambil tetap berproses.

 

Ada yang berlari sambil melewati keindahan demi keindahan kehidupan pada kanan kirinya, fokusnya hanya ke depan. 

 

Namun ada juga yang mencari makna hidup dengan tutup mata, tutup telinga, cukup mendengar apa yang layak untuk didengar, cukup melakukan apa yang perlu dilakukan, cukup hidup sebagaimana batas yang dititahkan kepada makhluk, tidak berlebihan tidak kekurangan, takaran pas untuk sebuah kehidupan yang berkecukupan dengan iman.

 

Jadi sebernarnya makna hidup itu apa? 

Hidup adalah saat kita menginjakkan kaki di Bumi Allah, benar-benar merasakan sedang menapaki kaki di Bumi. Hidup adalah saat tidak mati. Hidup adalah saat sedih datang, diri ini percaya diri menghadapi kesedihan walau dengan linangan air mata. Hidup adalah saat kita gembira hingga meneteskan air mata diujung ekor mata wujud syukur yang tiada tara. Hidup adalah saat kita mampu menolong dan berbagi bersama dalam kondisi lapang dan sempit, tanpa perlu orang tahu kondisi kita sebenarnya. Hidup adalah saat tidak ada lagi impian dan tidak ada lagi masa lalu, sebab yang ada hanyalah masa sekarang.

 

Hiduplah untuk hari ini, hiduplah pada jam ini, hiduplah pada menit ini, hiduplah pada detik ini, itulah makna hidup yang sebenarnya.

 

Menurut ku, hidup yang benar-benar hidup adalah hidup yang disadari waktunya berlalu dari hari ke hari, dari waktu ke waktu, dari minggu ke minggu, bulan ke bulan, tahun ke tahun. Itulah namanya hidup, hidup dengan penuh kesadaran. Itulah esensi makna dari hidup yang aku pahami hingga detik ini. Makna hidup adalah Kesadaran.

 

Bagaimana makna hidup menurutmu? 
Mari kita berbagi versi dan informasi.

0 comments :

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi dan berkomentar bijak di situs ini.

Subscribe Us

Dalam Feed


*PENGALAMAN NYANTRI: Menikmati Setiap Detik Proses Kelak Menjadi Pengalaman Beresensi