Iklan Multipleks Baru

KETELADANAN KYAI SANTRI

"Bondo bahu pikir lek perlu sak nyawane pisan. [KH. Ahmad Sahal]

WAJAH PENDIDIKAN PESANTREN

"Prioritas pendidikan pesantren adalah menciptakan mentalitas santri dan santriwati yang berkarakter kokoh. Dasarnya adalah iman, falsafah hidup dan nilai-nilai kepesantrenan. "

PENGALAMAN UNIK DAN LUCU

"Pekerjaan itu kalau dicari banyak, kalau dikerjakan berkurang, kalau hanya difikirkan tidak akan habis. [KH. Imam Zarkasyi] "

CATATAN PINGGIR

"Tidak ada kemenangan kecuali dengan kekuatan, dan tidak ada kekuatan kecuali dengan persatuan, da ntidak ada persatuan kecuali dengan keutamaan (yang dijunjung tinggi) dan tidak ada keutamaan kecuali dengan al-Qur'an dan al-Hadits (agama) dan tidak ada agama kecuali dengan dakwah serta tabligh. [KH. Zainuddin Fananie dalam kitab Senjata Penganjur] "

FALSAFAH DAN MOTTO PESANTREN

"Tak lekang karena panas dan tak lapuk karena hujan. [Trimurti] "

NASEHAT, KEBIJAKSANAAN DAN REFLEKSI

"Hikmah ialah barang yang hilang milik orang yang beriman. Di mana saja ia menemukannya, maka ambillah. (HR at-Tirmidzi). "

BERARTI DAN BERKESAN

"Pondok perlu dibantu, dibela dan diperjuangkan. (KH. Abdullah Syukri Zarkasyi). "

Saturday, April 3, 2021

Buka Tirai Biarkan Sinar Mentari Masuk

 Sabtu, 3 April 2021. Beberapa hari ini pikiran terkuras untuk sesuatu yang akan dijalani dalam waktu dekat, tapi efeknya bersifat Panjang, sekitar 3 tahun ke depan.

 

Panjang pembicaraan, banyak bahasan, dengan hasil sekian kemungkinan-kemungkinan, lalu, sampai pada intinya adalah: Harus cepat menambatkan S2 nya, harus berani mengambil putusan dengan sekian konsekuensinya, dan terus upgrade skills jangan pernah berhenti. Ini lah kesimpulan yang bernilai berkah, yang harus dijemput segera.

 

Segala sesuatu ada masanya. Emas berharga mahal ketika ia terpisah dari bebatuan dan berhasil dilepaskan dari partikel lain selain zatnya sendiri. Sehingga terkumpulnya dia dalam komunitasnya menjadi satu kelipatan tertentu menentukan tinggi-rendah harganya. 

 

Ada masa diri ini tak ternilai bukan karena tidak bernilai, tapi karena tidak tepat posisi, tertutup oleh pandangan kiri yang lain, sehingga menutupi sisi kanan. Saat dekat tidak percaya, saat jauh baru tahu ternyata selama ini telah tertidur lama,  dan kelak akan tampak terangnya sinar mentari ketika semua tirai terbuka lebar.

 

Tidak ingin diliputi kegelapan, bukalah tiraimu pada saat mentari jelas muncul. Tidak ingin diliputi kegelapan di malam hari, tekan saklar, hidupkan lampu ruanganmu. Bukankah dalam kegelapan semua yang kamu lihat abu-abu? Barulah setelah terang kan kamu dapati semua sesuai warna. Hitam adalah hitam, putih adalah putih, abu-abu adalah abu-abu, merah, kuning, hijau, pelangi akan tampak jelas pancaran warnanya. Bangun, segera buka matamu dan melangkahlah tanpa ragu. Kamu telah tertidur berbulan-bulan.

Sunday, February 21, 2021

Nasihat-Nasihat Bijak Dari Jack Ma

 Sunday, February 21, 2021

 

 

1.     Pantang Menyerah Gunakan Otakmu

 

Hari ini kejam. Besok lebih kejam lagi. Tapi esok lusa, hari akan indah. Kebanyakan orang mati saat “besok petang” dan tidak mendapat kesempatan melihat matahari terbit. Jika kamu tidak menyerah, kamu masih punya kesempatan. Dan jika kamu orang kecil, kamu harus fokus dan mengandalkan otakmu, bukan kekuatanmu.

 

2.     Bangun Teamwork yang Tahu Benar Visi Dan Misi

 

Jika kita dalam satu tim yang baik dan tahu apa yang ingin kita lakukan, satu orang saja dari kita bisa mengalahkan sepuluh kompetitor kita.

 

 

3.     Milikilah Misi Yang Lebih Besar dan Tulus

Tidak masalah jika Saya gagal kata Jack Ma. Setidaknya saya mewariskan konsepnya kepada orang lain. Bahkan jika Saya tidak sukses, seseorang akan sukses.

 

4.     Ketekunan.

Kita akan berhasil karena kita masih muda dan kita tidak akan pernah menyerah

 

5.     Bekerja Keraslah

Jika kita pergi bekerja pukul delapan (8) pagi dan pulang pukul lima (5) sore, bekerja layaknya di perusahaan. dan semangat 85 ini terus kita bangun, maka lebih baik jangan pernah bermimpi dan bercita-cita tinggi.

 

6.     Kompetisi Dengan Kreatif dan Inovatif

Kamu wajib belajar dari kompetitormu, tapi jangan pernah menjiplak. Jika kamu menjiplak, kamu akan mati.

 

 

7.     Memulai Bisnis Adalah Mulai Memberikan Solusi.

Temukanlah kesempatan yang baik. Pikirkanlah permasalahan sosial yang bisa kamu beri solusi.

 

8.     Tentang Pertumbuhan.

Dalam membangun bisnis e-commerce. Hal yang paling penting yaitu untuk terus melakukan apa yang kamu lakukan sekarang dengan passion untuk menumbuhkannya.

 

9.     Tentang Memotivasi Orang Lain

Jika kamu ingin menang di abad ke-21 ini. Kamu harus memberi wewenang kepada orang lain, memastikan orang lain lebih baik darimu. Maka, kamu akan sukses.

 

10.  Mengubah Dunia Adalah Mengubah Diri Sendiri

Jika kita ingin mengubah dunia, langkahnya kita mesti mengubah diri kita dulu. Mengubah dunia mungkin tugasnya Obama.

 

11.  Tentang Berubah

Berubahlah selagi kamu dalam kondisi terbaikmu sebelum muncul hal-hal buruk. Akan terlalu lambat untuk membetulkan atap saat musim hujan terlanjur datang. Pinjamlah payung selagi matahari masih bersinar.

 

12.  Tentang Menjaga Semangat

Saat orang-orang menolakmu, belajarlah untuk menghangatkan tangan kananmu dengan tangan kirimu.

 

13.  Tentang Motivasi

Karena saya tidak bekerja untuk uang. Mendapatkan laba tidak pernah menjadi tujuan utama saya. 

 

14.  Tentang Gaya Hidup

Saya benar-benar berharap tidak melihat para pegawai saya bertingkah seperti orang kaya baru. Dengan mentalitas seperti itu, kekayaan mereka tidak akan awet.

 

15.  Tentang Keluar Dari Zona Nyaman

Sekali dalam hidupmu, cobalah bekerja keras dalam suatu hal. Cobalah berubah. Tidak ada hal buruk yang bisa terjadi.

 

16.  Tentang Fokus

Jika ada Sembilan kelinci di tanah, dan kamu ingin menangkap satu, fokus pada satu saja. 

 

Sumber: Alissa Taufiq. 2020. Belajar Cara Berpikir dan Bekerja Para Miliader Dunia. Yogyakarta: Araska. P. 169-173

 

Saturday, February 20, 2021

Be Yourself; Be The Best

 Saturday, 20 February 2021

 

“Banyak orang mencari-cari dirinya bukan di tempat dia berdiri, maka yang ditemukannya adalah bayangan hitam orang lain yang mirip dengannya, mengira itulah dia, kenyataannya keliru, bukan dia tapi hanyalah orang lain yang menyerupainya.”

 

Jangan terlalu jauh mencari jati diri. Sebab aslinya dia dekat tidak jauh. Carilah diri sendiri di titik kita berdiam diri, di tempat kita berpijak, carilah dirimu disana, pikirkan, renungkan, telusuri mendalam tentang hakikat dirimu. Maka jika telah ketemu sisi nyaman dan tentramnya dirimu tanpa gangguan orang lain itulah dirimu.

 

Menjadi orang lain bukan solusi untuk kehidupanmu, menginginkan pengakuan dari orang lain juga bukan cara menemukan diri terbaik dalam upaya pencapaianmu. Jika kamu nekat menjalaninya, mungkin dengan cara itu kamu berhasil secara finansial, namun secara batin kamu miskin, papa butuh santunan. Maka solusinya jadilah dirimu sendiri, ikuti hati nuranimu nanti dia akan menunjukkanmu ke arah yang lebih baik lagi. Teruslah berproses dan bertumbuh!

 

Menemukan dirimu sendiri adalah anugrah terindah dari hadiah termewah yang pernah kamu dapatkan dalam hidupmu, sebab dirimu sendiri adalah sebuah hadiah terbaik Allah swt untukmu. Lahirmu telah membuat bahagia orang tuamu ketika itu, besarmu memberikan pengharapan indah bagi keluargamu, dan jika telah sampai suksesmu, ingatlah kejayaanmu tidak akan lama, ia singkat sesingkat kedipan matamu untuk beberapa ratus ribu kali, hanya sebatas itu. Tugasmu hidup di dunia ini, selalu berikanlah kesan dan manfaat dalam kurun waktu terbatas dan singkat ini.

 

“Singkat kata, jangan mencari barang yang hilang di tempat yang terang, tapi carilah dia tempat kamu yakin betul disana ia hilang.” 

 

Untuk mencari kebahagiaan, jangan mencari di tempat yang terang, tapi carilah di tempat kamu yakinilah itulah sumber power awal kebahagiaan itu tercipta, dimana dia? Ada di alam syukurmu,  dimana itu? Tidak jauh ada dan selalu menemanimu. Siapa dia? Adalah dirimu sendiri. Temukan dirimu sebenarnya, temukan harapan orang tuamu membesarkanmu, temukan surat tersirat dari penciptaanmu, temukan kebermanfaat yang bisa kamu berikan tanpa mencedrai sesama, sebab menolong dengan mencedrai adalah kosong tak bernilai. Jadilah dirimu sendiri, nanti juga ketemu. 


Ku tunggu kabar keberhasilanmu, ku tunggu informasi tentang siapa sebenarnya dirimu!

 

“Kebahagianku bukan terletak pada barang, kebahagianku adalah ketika aku menjadi diriku sendiri”

 

Renungkan ini, semoga membantu.

 

 

Friday, February 19, 2021

Profesionalisme dan Profesional

 Friday, February 19, 2021

.

.

Benarkah dunia ini profesional? Atau benarkah manusia di dunia ini professional? Rasaku tidak 100% semuanya. 

 

Dalam sebuah tuntutan pekerjaan seseorang dituntut untuk bisa professional agar tampil prima dan jaya di masa akan datang perusahaannya, lembaganya dan tempat kerjanya, selalu mengedepankan masalah lembaga dari pada masalah pribadi. Ok jika itu dinamakan profesinalisme.

 

Pertanyaannya, apakah profesionalisme itu kaku? Akankah dia meninggalkan semuanya tanpa ampun tanpa cerita perdamaian? Apakah ciri profesionalisme itu selalu meninggalkan yang tertinggal di dalam kereta? Atau meninggalkan yang tersesat di terminal? Atau meninggalkan yang tersesat di gerbong? “Apapun itu tidak PENTING, yang terpenting waktu adalah waktu, ketentuan adalah ketentuan.” Dengan sombongnya sang sultan berujar. Akankah semuanya berjalan demikian? Jika iya, oo baruku tahu dunia profesionalisme itu seperti wajah belati, tajam hanya ke satu arah, dan tumpul dari arah yang lainnya.

 

Tajam pada arah lurus dan tumbul pada ujung pangkal satunya. Andai saja semuanya bergerak demikian, semua dibawah yang tajam akan terpotong semua yang berada diatas yang tumpul akan selamat dari potongan. Yang diuntungkan siapa? Yang berada pada tempat yang tepat di awal, tak hiraukan, tak apa-apa, semua akan berjalan lancar, tanpanya atau dengannya hasilnya sama saja, kalau begitu lebih baik tidak kita perdulikan dirinya, toh hasilnya sama.

 

Suatu saat kesaamaan sejarah akan terulang dan meminta kesempatan untuk bersama juga, jika tidak sekarang ada besok, jika tidak besok ada lusa, jika tidak lusa masih ada hari lainnya, bersiaplah untuk kecewa jika profesionalisme kaku seperti kayu tua, diterapkan sebagai efek balasan. Jika tidak bisa diarahkan lagi, siaplah dipatahkan, Aku adalah profesionalisme efek dari cause.

 

“Better warrior in the garden, than gardener in the war” Lebih baik kesatria di taman, dari pada perias taman di medan peperangan. Maka bersiaplah menjadi kestatria.

Wednesday, February 17, 2021

Hakikat Hidup Persiapan Untuk Mati dan Hidup Kembali

 Wednesday, February 17, 2021

 

Membicarakan hidup selalu membicarakan kemajuan, percepatan hingga pergerakan ke arah yang lebih maju. Benarkah pola pikir seperti itu yang terbaik dalam menjalani hidup? Pernah suatu ketika dosenku berujar, “hidup itu tidak usah memikirkan akhirat, tapi pikirkanlah dunia ini, bagaimana hidup di dunia bisa menjadi lebih bermanfaat. Pastikan juga hidup ini menjadi orang baik dan berjalan baik, maka akhirat akan menjadi baik juga. Akhirat bukan urusan kita, itu urusan Tuhan dan malaikat-malaikatnya” Sekilas terlihat liberal pola pikirnya mungkin, tapi jika dipikirkan ulang ada benarnya juga yang beliau ungkapkan sekilas itu, namun pada intinya kita harus sadar diri, kini adalah saatnya hidup di dunia, nanti akan tiba masanya kita akan kembali hidup di akhirat dan disanalah ada perhitungan untung rugi. Beruntung bagi yang beramal dan merugi bagi yang tak memiliki amal.

 

Dilain sisi pernah juga ku dengarkan sebuah ungkapan hidup seorang bijak, “orang cerdas adalah orang yang memikirkan dan mempersiapkan kematian.” Jika itu tergolong cerdas mungkin patokannya adalah akhirat, mungkin juga perhitungannya adalah lamanya umur hidup, dan Aku mengatakan juga ada benarnya, sebab boleh jadi kita hidup hanya 60 – 63 tahun, jika mengikuti umurnya Rasulullah kalaupun lebih itulah bonus beberapa tahun. Lalu hidup di dalam kubur bisa jadi lebih lama dari umur kita di atas bumi, dan kemudian hidup kita setelah dibangkitkan dari kubur bisa jadi lebih lama lagi,.. hemm… Jadi sebenarnya yang mana lebih lama perhitungan tempat tinggal kita? Di atas Bumikah? Di dalam perut Bumikah? Atau di alam akhirkah? Bolehkah Aku bertanya demikian? Benarkah aku bertanya seperti itu? Atau salah berat? Bantu Aku berpikir teman-teman.

.

.

.

Tidak ada yang benar tidak ada yang salah, jika pokok pembahasan kita adalah kebijaksanaan. Sebab orang yang bijak akan mendapatkan solusi dari setiap permasalahan, dan akan mendapatkan ilmu dari setiap pelajaran dan nikmat kehidupan. Maka dalam hidupnya selalu ditemani dengan ketenangan, sebab orang yang bijaklah yang telah mengetahui arti dan hakikat hidup sebenarnya.

 

Lantas apakah yang harus kita kerjakan kedepannya?

 

Tidak mesti berpikir mendalam untuk satu pemikiran tentang kehidupan, cukup jalani hidup dengan penuh kesadaran, dengan penuh perhitungan baik dan buruk, dan dengan cukup taqwa, sabar, sedekah, istighfar, benar-benar menunaikan rukun islam dan rukun iman, sayangi orang tua, dawamkan yang sunnah, qonaah, dan berbaik sangka dengan Allah swt, Insya Allah semua akan membaik. Biiznillah. Wallahu a’alam.

 

Tuesday, February 16, 2021

Kerjakan Saja Jangan Dipikirkan

 Tuesday, February 16, 2021

 

Banyak pekerjaan menjadi tambah berat ketika dipikirkan dan menjadi ringan ketika dituntaskan satu persatu, maka jalan tengahnya tidak usah didepikirkan cukup dikerjakan.

 

Menunda pekerjaan sama halnya menumpuk beban. Pekerjaan pagi hari, selesaikanlah di pagi hari. Pekerjaan sore hari, selesaikanlah di sore hari. Tidak ada pagi dan sore yang sama dalam satu hari.

 

Pada saat menunda pekerjaan, mungkin Anda berpikir ingin menikmati suasana santai dan tenang. Padahal, sebenarnya Anda saat itu sedang menabung kesibukan yang nanti lelahnya tidak akan terobati dengan santai sesaat itu.

 

Satu Teknik yang sangat membantu Anda dalam manajemen waktu adalah dengan memecah tugas-tugas Panjang. Yaitu membagi tugas yang panjang dalam kegiatan yang lebih kecil. Agar terasa ringan, dan mengerjakannya dengan penuh sikap riang. Hal inilah yang harus dibiasakan.

 

Membiasakan artinya adalah melakukan aktivitas dengan rutin, tanpa ada tekanan dari mana pun, jadi ingat bukan mengerjakan pekerjaan sesekali atau asal saja, tapi membiasakan mencicil pekerjaan dengan membagi-baginya menjadi kecil saja.

 

Dan terakhir manfaatkanlah kesempatan sekecil apapun demi kebaikan.

 

Semoga membantu.

 

Monday, February 15, 2021

Motivasi Dan Inspirasi Steve Jobs Untuk Generasi Milenial

 



Monday, February 15, 2021

 

1.     Terus Bergerak Mencari Inovasi

“Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan besar adalah mencintai apa yang kamu lakukan. Jika kamu belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan hanya diam. Seperti halnya pasangan hidup, kamu akan tahu bila kamu telah menemukannya. Sama seperti relasi yang baik, akan lebih baik dan lebih baik seiring dengan berjalannya waktu. Jadi, teruslah mencari sampai kamu menemukannya. Jangan diam!” (Steve Jobs)

 

2.     Mencintai Apa Pekerjaanmu Merupakan Sebuah Keharusan

“If you don’t love something, you’re not going to go the extra mile, work the extra weekend, challenge the status quo as much.” (Steve Jobs).

Dengan mencintai pekerjaan, seberat apa pun pekerjaanmu akan terasa menyenangkan sebagai tantangan.

 

3.     Hidup Ini Singkat, Jadikanlah Hidup Ini Sangat Berarti

“kematian merupakan salah satu fase dalam kehidupan yang pasti kita alami.”

“Mengingat bahwa Saya akan segera mati adalah alat yang paling penting yang pernah Saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar dalam hidup.” (steve jobs)

 

4.     Mencari Inspriasi Dengan Traveling

“Di alam ini banyak sekali konsep yang bisa diambil untuk dijadikan sebuah konsep produk baru. Traveling menjadi salah satu cara menginspirasi untuk ide barunya.”

 

Perspektif baru dalam produk: “Kesimpelan, Keminimalisan, kemudahan, dan juga keindahan.”

 

5.     Bukan Hanya Menciptakan Produk Yang Berbeda, Namun Juga Bisa Berguna

“Saya lebih suka mempertaruhkan visi, dari pada membuat produk yang pasaran.” 

Steve selalu memegang teguh idealismenya yang tidak mau mengikuti pasar, tetapi menciptakan sebuah pasar dari ideanya.

 

6.     Banyak Orang Yang Membutuhkan Sesuatu, Namun Tidak Menyadarinya. Sampai Kita Menyediakan Apa Yang Mereka Butuhkan.

 

“Benar-benar sulit untuk merancang produk melalui diskusi kelompok. Sering kali orang tidak tahu apa yang mereka inginkan sampai Anda menunjukkannya kepada mereka.” (Steve Jobs)

 

Menurut steve jobs, banyak orang yang sebenarnya membutuhkan sebuah teknologi/penemuan terbaru dalam hidupnya, namun mereka tidak banyak yang menyadari. Tugas kita adalah mencari apa yang mereka butuhkan, sampai mereka sadar jika selama ini itulah yang mereka butuhkan.

 

7.     Selalu Perfeksionis Dalam Segala Urusan

 

“Ketika seseorang mengedepankan kesempurnaan, maka ia akan menggunakan ide terbaik, bahan terbaik, kerja terbaik, tim terbaik, dan hasil terbaik dalam setiap produk yang dihasilkan.” (inilah yang coba dibangun oleh Steve Jobs di perusahaannya.)

 

Gambaran orang yang bekerja asal-asalan, Steve jobs mengumpamakan istilah tersebut dengan kalimat “Kamu telah memanggang sebuah kue yang sangat cantik, namun kemudian kamu menggunakan kotoran anjing untuk hiasannya.” (Steve Jobs) 

 

Maksundya adalah: Ketika kamu mendapatkan ide yang luar biasa, seharusnya mengerjakannya dan menyelesaikannya juga dengan hal yang luar biasa. Jadi, karya kita tidak akan sia-sia dengan hasil yang sempurna.

Sunday, February 14, 2021

Beda Mau dan Tidak Mau

 


Apapun yang kamu inginkan, cita-citakan, jika kamu mau, pasti bisa. Jika kamu mau pasti mudah, jika kamu mau pasti akan terbentuk polanya, jika kamu mau pasti akan muncul pintu keluarnya, pertanyaannya hanya satu, apakah kamu mau? Jika yakin kamu mau, maka jalannya akan kamu temukan dengan sendirinya.

 

Jangan pernah kenyang dengan sekali suapan roti, kenyanglah jika semua orang kelaparan di sekitarmu sudah makan dengan porsi cukup, jika belum, maka panjangkanlah laparmu.


Jika lapar perut mereka, nasilah jadi obatnya.

Jika lapar hati mereka agamalah pengisi kekosongannya.

Jika lapar akal pikiran mereka, ilmu pengetahuanlah konsumsinya.


Tinggal kamu pilih yang mana, kamu ingin menjadi penyedia nasi, penceramah agama, atau akademisi yang berdiskusi ilmu dan pengetahuan? Apapun itu, kamu lah yang berhak menentukannya, tapi jika Aku ditanya, maka saranku pilihlah ilmu pengetahuan, jadikan ia nomor satu.

 

"Sebab agama tanpa ilmu sesat, ilmu tanpa agama liar, hati tanpa agama dan ilmu gersang."


Maka untuk itu mulailah dari ilmu. Dari sana ajarkan adab dan akhlak, kemudian isi perutnya hingga terisi rongga kosong lambungnya, lalu kemudian ajarkan agama.


Semoga dia, kamu, kita semua mendapatkan hidayah dan rahmat Allah swt. Aamiin ya Rabbal’alamiin.

 

Terakhir, "tidak mau" adalah kebalikan dari "mau".

"Tidak mau" tidak akan menghasilkan apa-apa sebab memang ia tidak mau.

"Tidak mau" juga tidak akan kemana-mana sebab ia juga tidak mau.

"Tidak mau" tidak akan menjadi siapa-siapa sebab dia sedang tidak mau.


Maka rugikah orang yang "tidak mau" padahal diberikan kesembatan berkali-kali.
Nah sekarang, jika kamu berkenan bantu aku menjawab ya.


Jika ada anak yang "tidak mau" nyantri di pondok berarti?

 

Sunday, February 14, 2021 


 

Subscribe Us

Dalam Feed

*PENGALAMAN NYANTRI*

*PENGALAMAN NYANTRI*
Pengalaman Nyantri Menghadirkan Ruang Refleksi Kehidupan, Ketenangan, dan Pemikiran Dari Sudut Pandang Santri Akademisi.